Sebelum ke topik alahkah baiknya kita mengerti dahulu apa itu penyakit TBC.
Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri TBC ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri TBC lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.
Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.
Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dunia. Hingga saat ini, belum ada satu negara pun yang bebas TBC. Angka kematian dan kesakitan akibat kuman mycobacterium tuberculosis ini pun tinggi.
Penderita yang terserang basil tersebut biasanya akan mengalami demam tapi tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Gejala lain, penurunan nafsu makan dan berat badan, batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah), perasaan tidak enak (malaise), dan lemah.
baru-baru ini ada penelitian yang mengatakan bahwa daun melinjo dapat mengobati TB, benarkah sebelumnya kita pahami dilu apa saja kandungan dalam daun melinjo itu sendiri,dalam penelitian yang di lakukan di kementrian republik indonesia
Nama Bahan Makanan : Daun Melinjo
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Daun Melinjo yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Daun Melinjo yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 88 %
Jumlah Kandungan Energi Daun Melinjo = 99 kkal
Jumlah Kandungan Protein Daun Melinjo = 5 gr
Jumlah Kandungan Lemak Daun Melinjo = 1,3 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Daun Melinjo = 21,3 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Daun Melinjo = 219 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Daun Melinjo = 82 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Daun Melinjo = 4 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Daun Melinjo = 10000 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Daun Melinjo = 0,09 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Daun Melinjo = 182 mg
Khasiat / Manfaat Daun Melinjo : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : D
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.
Nama Lain / Alternatif : -
Banyaknya Daun Melinjo yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Daun Melinjo yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 88 %
Jumlah Kandungan Energi Daun Melinjo = 99 kkal
Jumlah Kandungan Protein Daun Melinjo = 5 gr
Jumlah Kandungan Lemak Daun Melinjo = 1,3 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Daun Melinjo = 21,3 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Daun Melinjo = 219 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Daun Melinjo = 82 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Daun Melinjo = 4 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Daun Melinjo = 10000 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Daun Melinjo = 0,09 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Daun Melinjo = 182 mg
Khasiat / Manfaat Daun Melinjo : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : D
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.
Cara pengobatan
Bahan-bahan
100 gram teri nasi, diseduh, digoreng
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas, dimemarkan
3 buah tomat, hijau, dipotong-potong
75 gram daun melinjo
1/4 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir
75 ml air
2 sendok makan minyak untuk menumis
minyak untuk menggoreng
Bumbu Iris:
3 siung bawang putih
5 butir bawang merah
3 buah cabai merah keriting
Cara membuat:
- Panaskan minyak. Tumis bumbu iris, daun salam, dan lengkuas sampai harum. Tambahkan tomat hijau. Aduk setengah layu.
- Masukkan daun melinjo. Aduk setengah layu. Tambahkan teri. Aduk rata.
- Masukkan garam, gula pasir, dan air. Aduk rata.Masak sampai matang
Lalu makan yang teratur pake lauk tumis daun melinjo sedapppnya
jangan lupa
- Mengurangi kontak dengan penderita penyakit TBC aktif.
- Menjaga standar hidup yang baik, dengan makanan bergizi, lingkungan yang sehat, dan berolahraga.
- Pemberian vaksin BCG (untuk mencegah kasus TBC yang lebih berat). Vaksin ini secara rutin diberikan pada semua balita.
- Perlu diingat bahwa mereka yang sudah pernah terkena TBC dan diobati, dapat kembali terkena penyakit yang sama jika tidak mencegahnya dan menjaga kesehatan tubuhnya.
AMINN